Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Manfaat Rajinlah membaca al-Qur'an meski belum mampu menghafalnya. Lalu berusahalah mengerti artinya.

Seorang anak mengamati bagaimana ayahnya rajin membaca alQur'an namun tak kunjung hafal selain alfatihah dan surat-surat pendek. Ia lalu berkata pada ayahnya, _"Wahai ayah, engkau rajin membaca alQuran namun tak kunjung engkau hafal selain sedikit. Lalu apa gunanya buatmu?"_ Ayahnya menjawab, _"Ada gunanya. Permisalan bacaanku ini seperti jika engkau mengambil air laut dengan keranjang bambu."_ _"Bagaimana bisa? Tentu airnya akan keluar celah keranjang."_ Sangkal anaknya. _"Kalau engkau benar ingin tahu coba lakukan saja."_ Jawab ayahnya. Maka si anak mengambil keranjang bambu yang biasa mereka gunakan menampung arang untuk mengambil air laut. Berkali-kali ia mencoba mengambil tapi sia-sia, airnya selalu menerobos celah-celah keranjang bambu. Pada akhirnya si anak menyerah karena lelah, ia protes pada ayahnya, _"Sungguh ini pekerjaan sia-sia. Tidak ada gunanya, yah."_ . _"Tidak."_ jawab ayahnya. _"Engka...

Negeri ini tidak hanya dibangun pejuang bertampang garang namun Para Pejuang Berjubah Panjang

Para Pejuang Berjubah Panjang Oleh Saidul Tombang "Jurnalis dan Kolumnis" Negeri ini tidak hanya dibangun pejuang bertampang garang. Sejarah sudah mencatat, mayoritas pejuang itu membangun Indonesia melalui untaian zikir malam dan percikan darah yang membasuh jubah mereka yang panjang. Pekikan Allahu akbar di medan perang selalu membangkitkan semangat juang. Ratib laa ilaaha illallaah di ujung malamnya melembutkan hati pasukannya. Pada pagi jelang siang itu, Batang Sosa nampak garang; meruap dan meluap, menghanyutkan ribuan ton kapar, mengisi suak dan luhak, mengilir tebing, nampak makin garang di beting. Kami, tim ekspedisi Inforiau Tigo Banak Jelajah Sumatera, singgah di Batang Sosa, tepatnya di tepian Benteng Tujuh Lapis Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu. Nampak luapan Batang Sosa mengiliri tebing benteng. Hujan tiga hari terakhir ini membuat sungai yang juga membelah Kota Pasir Pengaraian itu banjir lumayan besar. Batang Sosa dan Benteng Tujuh Lapis kuat kaitannya...

Berjumpa UAS di Aceh

Berjumpa UAS di Aceh Oleh Saidul Tombang *Jurnalis dan Kolumni Saya sudah melewati ratusan ruas jalanan suram. Jalanan seram. Jalanan kelam dalam 7 hari 7 malam. Ribuan belokan kejam sudah saya titi. Menurun dan mendaki. Jalanan yang penuh risiko. Bersabung nyawa di sekerat Pulau Sumatera. Tapi, seruas jalan rata dan beraspal ini ternyata induk dari semua kengerian. Ini adalah jalan ke pengajian di Taman Tengku Sulthanah Syafiatuddun, Banda Aceh. Ini adalah taman luas di tengah kota. Pemerintah Provinsi Nangroe Aceh Darussalam mengadakan Zikir Internasional mengenang 13 tahun tragedi tsunami Selain para ulama dari Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina, turut hadir ulama dari Yaman serta Habib Novel dari Pulau Jawa. Dan, bintang gemintang di malam itu adalah Ustadz Abdul Somad alias UAS. Ya, UAS hadir disini. Walaupun sebenarnya dari awal tidak terjadwalkan. Pengusiran dia saat hendak berdakwah di Hongkong telah memberi berkah kepada masyarakat Aceh; UAS bisa dihadirka...

RIWAYAT KUALA PATA KECAMATAN TANAH MERAH INDRAGIRI HILIR RIAU. Dulu, selain di Kuala Patah Parang, musik tradisional ini juga ada di Reteh dan beberapa tempat lagi di Indragiri Hilir.KELINTANG KUALA PATAH PARANG

KELINTANG KUALA PATAH PARANG ADALAH musik tradisional Melayu Timo (Timur) yang bertahan di Kuala Patah Kecamatan Tanah Merah Indragiri Hilir. Dulu, selain di Kuala Patah Parang, musik tradisional ini juga ada di Reteh dan beberapa tempat lagi di Indragiri Hilir. Sesuai dengan namanya "Kelintang Melayu Timo Kuala Patah Parang", musik tradisional kelintang tujuh nada ini berasal dari Timurnya Nusantara, yaitu dari Tempasuk, pusatnya Melayu Iranun - Mindanao, Sabah, Borneo (Kalimantan) - yang sekarang masuk dalam negara Malaysia. Musik ini masuk ke Indragiri dan kawasan Riau Kepulauan pada tahun 1787 Masehi dibawa oleh prajurit perang Sultan Ismail dari Tempasuk yang datang ke Kerajaan Melayu Riau-Lingga atau Johor-Riau untuk membantu Sultan Mahmud Riyat Syah yang tengah berseteru dengan penjajah Belanda. Koalisi Kerajaan Riau-Lingga dengan Kerajaan Tempasuk berhasil mengalahkan Belanda dan mengusir Rasidennya, David Ruhde, enyah dari Tanjungpinang pada tanggal 13 Mei ...
*DETIK-DETIK WAFATNYA SITI KHADIJAH, ISTRI TERCINTA RASULULLAH* Siti Khadijah adalah istri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam. Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun. PERMINTAAN TERAKHIR Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW, Aku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu. Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung dawah Islam sepenuhnya, jawab Rasulullah Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik, Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberik...

Gadis Cantik Kader Muhammadyah, Peraih Juara Memasak Ikan Nasional Ini Punya Segudang Prestasi

Gadis Cantik Kader Muhammadyah, Peraih Juara Memasak Ikan Nasional Ini Punya Segudang Prestasi Fatmadilla Rahayu memiliki segudang kesibukan. Selain sibuk kuliah, gadis yang akrab disapa Fatma ini juga sibuk diberbagai organisasi kampus. Sejak masih duduk di bangku SMP, wanita kelahiran 7 September 1999 ini sudah aktif (die) organisasi. Begitu juga sat duduk dibangku SMK, Fatma juga aktif di organisasi sekolah. Bahkan saat ini Fatma masih menjabat sebagai ketua PIP Pimpinan Daerag Ikatan Pelajar Muhammadiya Pekanbaru. Namun siapa yang menyangka, disela kesibukanya yang super padat, Fatma masih bisa mengukir banyak prestasi di berbagai bidang. Fatmadilla Rahayu (istimewa) Mahasiswa jurusan Fisika Universitas Muhammadiyah Riau ini memiliki sederet prestasi yang membanggakan. Salah satu diantaranya adalah juara lomba memasak tingkat nasional yang diadakan kementerian kelautan dan perikanan RI pertengahan Agustus 2017 lalu. "Nah, lomba ini diadakan untuk ana...

*EMPAT PERKARA SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK MANAPUN DENGAN TUGAS HARIAN.*

ANDAI AJAL DALAM TIDUR *EMPAT PERKARA SEBELUM TIDUR WALAU SESIBUK MANAPUN DENGAN TUGAS HARIAN.* Rasulullah berpesan kepada siti Aisyah ra. “ Ya, Aisyah! Jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu: 1. Sebelum khatam al-Quran. 2. Sebelum menjadikan para nabi bersyafaat untukmu di hari kiamat. 3. Sebelum para muslimin meredhai engkau. 4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah". Bertanya Siti Aisyah: “Ya Rasulullah ! bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “ Rasulullah tersenyum dan bersabda: 1. “Jika engkau akan tidur,bacalah surah al –Ikhlas tiga kali Seakan-akan engkau telah meng-khatamkan Al-Quran ” Bismillaahirrahmaa nirrahiim, ‘Qul huallaahu ahad’ Allaah hussamad’ lam yalid walam yuulad’ walam yakul lahuu kufuwan ahad’ ( 3x ) “ 2. "Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku" maka kami semua akan memberimu syafaat di hari kiamat “ Bismillaahirrahmaa nirrrahiim, Allaahumma shallii ‘alaa saiyyidin...

"Ustad ABDUL SOMAD: THE PHENOMENON

"Ustad ABDUL SOMAD: THE PHENOMENON" Oleh: DR. Moeflich Hasbullah (Pakar Sejarah Islam, Dosen UIN Sunan Gunung Djati) Lelaki muda Riau kurus ini, kini sudah jadi fenomena. Fenomena dalam gerakan Islam Indonesia kontemporer. Bisa dikatakan, ia fenomena baru pasca Habib Rizieq. Bedanya, Rizieq pemimpin pergerakan (FPI) dan penggerak massa, Abdul Somad pendakwah, da'i, mubaligh. Kedua-duanya ulama berkharisma. Rizieq seorang habib, Abdul Somad bukan. Dua-duanya berwatak keras, bersuara lantang, ucapannya tegas dan wawasan keislamannya luas. Kelebihan Abdul Somad dari Rizieq adalah penguasaan sumber kitab-kitab klasiknya lebih lengkap. Dalam diri Abdul Somad, banyak kelebihan yang merupakan gabungan dari beberapa sosok ulama-mubaligh masyhur di Indonesia. Lebih dari KH. Zainuddin MZ, Abdul Somad menguasai sumber-sumber klasik Islam atau kitab kuning sebagai sumber keilmuan dakwahnya. Bila Zainuddin MZ hafal membacakan teks Arab dakwahnya, Abdul Somad dengan nama ki...